
UMS, Pabelan-Online.com – Partai Humanis Progresif (PHP) pengusung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut satu, Abdul Ghofur dan Fajar Tri Wibowo gencarkan kampanye lewat berbagai sarana dengan fokus pada lembaga dan mahasiswa umum. Namun proses tersebut dianggap kurang terjun langsung pada mahasiswa.
Selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) PHP, Afi Erdika Tito, menyatakan bahwa pihaknya memang menggencarkan promosi melalui berbagai sarana, seperti banner, pamflet serta media sosial. Dengan proses kampanye yang dianggap cukup maksimal. ”Tapi untuk sejauh ini kampanye yang kita lakukan sudah cukup efektif karena langsung kita lakukan ke temen-temen yang fokusnya lembaga, terus temen-temen mahasiswa umum nanti kita targetannya,” terangnya, Kamis (21/4/2016).
Untuk masalah pendanaan sendiri, ujar Afi, didapatkan melalui para donatur dan para demisioner. Pendanaan tersebut didapatkan dari berbagai referensi serta banyak pemasukan dari unit-unit usaha yang berhubungan langsung dengan fungsionaris partai.”Tetapi yang paling penting kita nggak terlibat sama sekali, dan nggak mendapatkan dana dari partai politik,” tuturnya.
Menanggapi pernyataan Afi, mahasiswa Fakultas Teknik, Raihan, mengatakan kampanye dari pasangan nomor urut satu tersebut dirasa cukup bagus. Dengan promosi melalui berbagai media seperti banner, dan pamflet yang terpasang di berbagai tempat. Akan tetapi Raihan menganggap kampanye mereka kurang efektif. “Sebenarnya sudah cukup bagus, tapi kalau bisa pesertanya turun langsung ke mahasiswa, biar pada tahu secara langsung, mereka itu seperti apa,” katanya, Sabtu (23/4/2016).
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Edi Sulistyo, juga menyatakan hal yang hampir serupa. Menurutnya, sistem publikasi sudah bagus, tetapi kurang terjun langsung ke mahasiswa. “Karena yang dikenal itu kan yang sering turun langsung ke lapangan dan yang mengetahui seluk-beluk ranah kemahasiswaan,” ungkapnya, Sabtu (23/4/2016).
Penulis: Reporter Muhammad Taufik
Editor: Ratih Kartika






