LPM Pabelan

Pembina Choirul Amin sedang memberikan sambutan dalam Milad LPM Pabelan ke-48 di ruang seminar lantai 2 Gedung FEB. (18/5) Foto: Pabelan Online/Aqnan Syandi Syahsena

Pabelan-online.com, UMS – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pabelan merayakan Milad yang ke-48  di ruang seminar lantai dua, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Minggu, 18 Mei 2025 . Acara ini mengusung tema “Sinergi Dalam Sivilisasi”.

Choirul Amin, selaku Pembina LPM Pabelan mengajak untuk kembali berefleksi dari perjalanan yang selama ini telah ditempuh. Ia menyebutkan bahwa pada masanya, hasil-hasil liputan LPM Pabelan bahkan pernah dikutip oleh media-media nasional. 

“Hingga pada saat itu, dana dari universitas disetop,” katanya di depan hadirin pada Minggu (18/5/2025).

Choirul juga merasa jika belakangan ini, berita LPM Pabelan kurang nakal. Ia menyarankan jika media itu harus kritis dan berani mengkritik pemerintahan pusat. 

“Cobalah besok-besok agak nakal sedikit,” ujar Choirul sambil terkekeh

Ketua Panitia, Edgar Fawwaz Ramadhan, menjelaskan filosofi logo Milad ke-48 yang berbentuk seperti megafon. Logo tersebut mencerminkan semangat kolaborasi, independensi, digitalisasi, dan keberlanjutan dalam dunia pers mahasiswa. 

Ia menjelaskan bahwa LPM Pabelan tidak hanya menjadi saksi peradaban, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam membentuknya melalui integritas, kritisisme, dan adaptasi teknologi. Edgar menegaskan, filosofi ini sejalan dengan visi besar LPM Pabelan untuk tetap relevan dan berdaya saing di era digital, sekaligus mempertahankan nilai-nilai fundamental pers mahasiswa yang independen dan berorientasi pada kebenaran.

“Megafon dilambangkan sebagai LPM Pabelan yang merupakan representasi dari simbol suara, perlawanan, dan sumber informasi,” ucapnya dalam sambutan pada Minggu (18/5/2025).

Pemimpin Umum, LPM Pabelan Nizam Riyal Aufa, menegaskan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun kebelakang, LPM Pabelan berfokus pada kemajuan teknologi yang semakin pesat. Implementasi yang LPM Pabelan terapkan dengan mendigitalisasikan produk yang selama ini ada. 

LPM Pabelan, dulunya memiliki beberapa produk cetak seperti Pabelan Pos, Tabloid, dan Koran Pabelan yang kemudian dileburkan menjadi pabelan-online.com. Peleburan tersebut dilakukan guna untuk tetap eksis serta bisa menjadi media pilihan mahasiswa dengan mengikuti perkembangan teknologi.

“Tak hanya itu, LPM Pabelan memiliki tiga produk lain, Majalah PABELAN, Pabelan Shorts, dan Pabelan TV.” ungkapnya dalam sambutan pada Minggu (18/5/2025).

Ia menceritakan bagaimana jatuh bangunnya LPM Pabelan hingga saat ini tak semudah yang dikira. Pada tahun 19 Maret 1977 yang didirikan oleh Agus Sumiyanto, LPM Pabelan dulunya bernama Mentari sampai adanya pembredelan ketika mengkritik masa pemerintahan orde baru.

“Dan dibangun kembali setelah adanya dorongan dari Rektor Mohammad Djazman Al-Kindi untuk berdirinya kembali pers di kampus menjadi Unit Penerbitan Kampus Mahasiswa (UPKM) Pabelan,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Farhan 

Editor: Bagas Pangestu

Also Read

Tinggalkan komentar