LPM Pabelan

Reporter : Ritmika Serenady

UMS-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses bertengger di peringkat delapan besar Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Hal ini menjadikan UMS dinobatkan sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang masuk peringkat 891 besar dunia versi Quacquarelli Symonds.

Data yang diterima dari Rektor UMS, menurut hasil riset global QS Top Universities oleh Quacquarelli Symonds dengan tajuk QS World University Rankings, ada sembilan PT di Indonesia yang masuk peringkat 891 dunia. Universitas Indonesia (UI) masih bertahan sebagai peringkat pertama PT di Indonesia, disusul oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan Universitas Brawijaya di posisi berikutnya.

Peringkat tersebut diukur dari enam indikator dengan bobot kontribusi yang beragam, antara lain; reputasi akademik (40%), reputasi versi karyawan (10%), rasio mahasiswa per fakultas (20%), reputasi riset per fakultas (20%), mahasiswa internasional (5%), dan fakultas internasional (5%).

Selaku Rektor, Bambang Setiaji mengaku bersyukur dengan prestasi yang kian meningkat yang diraih UMS. Hal tersebut merupakan berkat kerja keras semua elemen UMS, terutama program internasionalisasi. “Program internasional UMS, mahasiswa-mahasiswa asing, dosen-dosen asing, mahasiswa kita yang pergi ke luar negeri yang sangat mendorong prestasi kampus kita tersebut,” paparnya, Rabu (16/9).

Bambang menghimbau kepada seluruh elemen universitas untuk terus bekerja keras demi meningkatkan prestasi yang kian membanggakan tersebut. Karena tanpa usaha dan kerja keras dari semua elemen tersebut, UMS tidak akan berdiri di posisinya seperti sekarang ini. “Terutama semua mahasiswa untuk meningkatkan bahasa asing, tingkatkan pengetahuan secara meluas juga,” tambahnya.

Mahasiswa Program studi Ilmu Komunikasi, Luqman Ilham mengaku bangga dengan prestasi yang diraih UMS tersebut. Sebagai mahasiswa, Ilham turut berkontribusi dalam memajukan universitas dengan aktif di organisasi. Menurutnya, mahasiswa akan merasa antusias memajukan universitas jika didukung oleh pihak universitas. “Tetapi harus tetap introspeksi. Dikaji ulang kenapa kita bisa di peringkat delapan, supaya bisa mengulang kesuksesan yang sama,” tuturnya, Jumat (18/9).

Editor : [MEU]

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar