Merebah dalam Peluk-Nya

LPM Pabelan

Hasrat yang Berkabung Ke mana hilangnya tekad? Padahal pemujaan rutin dilakukan Doa adalah pengantar, keteguhan terkuat Melangkah ragu, keniscayaan binasa Izin dulu, siapa yang berkuasa?

Tenggelam dalam Semu

LPM Pabelan

Rona Asmara Tahukah kau, Saat mataku terpana akan pesona Tiada henti bayangmu hinggap di bola mataku Bisakah  kita merapat Tuk mengenal  lebih dekat, Bisakah rasa

Hening Malam di Tengah Kesendirian

LPM Pabelan

Pecundang Kehidupan malam berjalan Rembulan dan bintang bergelantungan Angin berhembusan daun berguguran Sayup sayup senandung rindu dilantunkan   Bersama melodi sunyi berhamburan Diiringi tarian para

Menerkam Asa

LPM Pabelan

Penyesalan Kebenaran itu takkan pernah hilang Walau malam berubah siang Walau negeri ini tlah berganti dalang   Dulu, kukejar yang tak pasti Hampir kujauhi yang

Resah

LPM Pabelan

Sebaris Doa Suara menggema di suatu ruangan Begitu samar di telan kegelapan Rintihan yang seringkali  disertai suara tangisan Begitu tulus menyayat perasaan   Akankah hidupku