puisi
Hening Malam di Tengah Kesendirian
Pecundang Kehidupan malam berjalan Rembulan dan bintang bergelantungan Angin berhembusan daun berguguran Sayup sayup senandung rindu dilantunkan Bersama melodi sunyi berhamburan Diiringi tarian para
Menerkam Asa
Penyesalan Kebenaran itu takkan pernah hilang Walau malam berubah siang Walau negeri ini tlah berganti dalang Dulu, kukejar yang tak pasti Hampir kujauhi yang
Resah
Sebaris Doa Suara menggema di suatu ruangan Begitu samar di telan kegelapan Rintihan yang seringkali disertai suara tangisan Begitu tulus menyayat perasaan Akankah hidupku
Sajak Penguat
Patah kemudian Tumbuh Angin berembus menenangkan Kepingan hati yang berserakan Dan senja menuangkan jingga Pada langit semesta yang Dia punya Berulang kali gagal











