
Reporter : Ridmika Serenadi
UMS-Terhitung sejak hari Senin (7/9) area parkir sepeda motor bagian utara kampus 2 membludak, tak heran wilayah parkir tersebut meluas hingga taman. Kehadiran ribuan Mahasiswa Baru (Maba) menjadi salah satu faktor kendaraan di kampus 2 membludak.
Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu petugas parkir di area tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa peristiwa ini membuatnya harus bekerja ekstra dalam menertibkan area parkir. Pengalihan fungsi taman ini dijumpai setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 09.00 hingga sore hari. Area parkir yang tidak lagi mampu membendung banyaknya sepeda motor, mengharuskan taman di samping parkiran dialih fungsikan menjadi parkir sepeda motor. “Kesulitannya saat mengatur jalan. Mahasiswa kadang menaruh motornya di sembarang tempat. Kalau ada motor mau keluar masuk ya jadi sempit,” keluhnya, Kamis (10/9).
Petugas parkir juga menuturkan kemungkinan penyebab dari adanya peristiwa tersebut. Tidak seimbangnya antara mahasiswa yang diwisuda dengan mahasiswa baru dianggap menjadi penyebab utama dari persoalan tersebut. Dengan begitu, pihak kampus memberikan instruksi kepada petugas parkir setempat untuk menjadikan taman sebagai wilayah parkir tambahan. “Tapi ya ini masih nunggu kebijakan dari kampus, apakah mau seperti ini terus atau dibuatkan parkiran lagi,” tambahnya.
Seorang Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Dwi Latifatul Fajri menanggapi bahwa dirinya kurang menyukai adanya pengalihan fungsi taman menjadi area parkir darurat tersebut. Pasalnya, taman yang seharusnya dijadikan sebagai tempat penghijauan justru dipakai sebagai tempat parkir. “Kalau begitu kuota penerimaan mahasiswa baru dikurangin, jangan ditambah,” tegasnya, Jumat (11/9).
Fajri berharap kepada pihak kampus agar segera mengambil langkah yang tepat dalam menyelesaikan persoalan tersebut. “Parkiran kampus dua mending dilebarkan. Tapi jangan mengambil lahan dari taman. Soalnya kan buat penghijauan,” tutur Fajri.
Editor : [MEU]





