
Musik sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, di warung-warung kopi dan makan sampai kafe di Indonesia. Cody and The Real Life (CTRL) band asal Wonogiri ini turut menjadi daftar band yang ada di Solo Raya. Band yang merilis single pertamanya 30 April 2025 lalu ini diisi oleh rekan setongkrongan dari berbagai daerah yang ada di Wonogiri. Mereka adalah Kevin Lim, Isabel Cody, Ian Rifqi, Adi Mahawira, dan Rakeen Diaz.
“Kita rumahnya mencar-mencar dari timur sampai barat. Dari perbatasan Sukoharjo sampai Ponorogo ada semua,” ujar Ian saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (26/4/2026).
Pada bulan April 2026, CTRL merilis album pertama mereka yang berjudul “Townie Romance” dan berisi delapan lagu:
1. Saturday Night, Let Me Get What I Want
2. I Don’t Know but I Love You
3. Get Ready with Me (ft. Puppyfurr)
4. One More Kiss
5. Dissonance
6. Goodbye
7. I Write Song for You Again (Just Wanna Meet You)
8. Suddenly
Dari delapan lagu ini, Ian menceritakan perjuangan CTRL dalam membangun sampai merilis. Jarak antar personel yang cukup jauh menjadi tantangan utama dalam menghidupkan band ini.
“Dari bulan Januari kita sudah ngumpulin materi dan yang menjadi tantangannya rumah kita jauh-jauh,” tuturnya.
Ian mengatakan Townie Romance juga merangkum dua single yang telah lebih dulu dirilis, yang mengisahkan kisah cinta Julian dan Rebecca dalam kehidupan remaja kabupaten.
“Kami mencoba merangkai sebuah album yang utuh—dimana setiap track saling terhubung, seperti potongan cerita yang hanya terasa lengkap kalau didengarkan
sampai selesai,” dikutip dari pers rilis CTRL.
CTRL menciptakan identitasnya sendiri yaitu Townie Rock. Ian mengatakan, alasannya menciptakan identitas sendiri adalah karena setiap personel CTRL memiliki selera musik yang berbeda-beda.
“Kita bikin genre sendiri biar nggak dikotak-kotakkan. Ada yang Indie Rock, Pop-Punk, sampai Midwest,” katanya.
Album CTRL kini sudah dapat didengar di berbagai platform digital streaming. Ian juga berharap CTRL bisa terus dikenal khalayak umum dan lagu-lagunya didengarkan. “Pengen lebih dikenal lagi, dan bisa mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar,” tutupnya.
Reporter: Aqnan Syandi Syahsena
Editor: Fauziah Salma Anfihar








