LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com – Hadirnya vaksin yang sudah mulai diberikan kepada masyarakat serta rencana pemerintah untuk sesegera mungkin memberlakukan proses pembelajaran secara luring, membuat harapan bagi mahasiswa.

Rencana proses dimulainya perkuliahan tatap muka di lingkungan kampus yang akan dilakukan pada Januari 2021 lalu belum dapat dilaksanakan. Hal ini terkait dengan angka kasus yang kembali mengalami kenaikan. Pemerintah kembali melakukan perencanaan ulang beragam kegiatan termasuk salah satunya agenda pembelajaran secara tatap muka.

Setelah vaksin diberikan kepada masyarakat secara bertahap, pembelajaran tatap muka direncanakan dapat dilakukan pada bulan Juli mendatang. Wakil Rektor I Bidang Akademik, UMS Muhammad Da’I memberikan keterangannya terkait kabar ini. Ia mengatakan bahwa hal tersebut masih bersifat harapan atau prediksi dari pemerintah.

“Kita pun punya harapan yang sama, di semester gasal tahun 2021/2022 sudah mulai melaksanakan perkuliahan secara luring atau tatap muka,” ungkap Da’I, Sabtu (6/3/2021).

Baca JugaKritisisme Mahasiswa Makin Mendekati Ajalnya

Terkait dengan persiapan yang akan dilakukan terhadap perkuliahan nantinya, Da’I menjelaskan bahwa protokol kesehatan akan tetap diberlakukan. Seperti edukasi kepada mahasiswa dan dosen guna menegakkan protokol kesehatan, menyedikan wastafel untuk cuci tangan, dan perhitungan kapasitas kelas.

“Untuk peraturan baru, disesuaikan dengan kondisi ke depannya. Jika kapasitas kelas diharuskan hanya 50 persen nantinya, teknis pola pembelajaran akan diatur ulang, agar mahasiswa punya kesempatan yang sama dalam pembelajaran,” jelasnya, Sabtu (6/3/2021).

Dari sudut pandang mahasiswa Ilmu Komunikasi, Rani Puspitasasri memberikan tanggapan mengenai rencana pembelajaran tatap muka. Pengakuannya pembelajaran tatap muka menjadi sesuatu yang amat dinantikan.

Dari sisi lingkungan menurutnya masyarakat sudah mulai dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru. Mulai dari penerapan protokol kesehatan dan secara perlahan kegiatan sudah mulai banyak yang dilakukan secara langsung,

“Kalau aspek lain sudah banyak yang dilakukan secara langsung, tentu bidang pendidikan juga bisa dilakukan secara langsung,” jelasnya, Rabu (03/03/2021).

 

Reporter         : Sarah Dwi Ardiningrum

Editor             : M. Sukma Aji

Also Read

Tinggalkan komentar