LPM Pabelan

UMS, Pabelan-Online.com – Kondisi Pondok Hajjah Nuriyah Shabran (HNS) Timur berstatus darurat banjir. Sejak April hingga Juni 2016, pondok tersebut telah empat kali mengalami musibah banjir.

Hujan lebat yang terjadi pada Rabu (1/6/2016) malam mengakibatkan Pondok HNS yang berada di kampung Dukuh RT 03 RW 12, Makam Haji, Sukoharjo (Shabran Timur) terendam banjir. Banjir terjadi pada pukul 23.00-24.00 WIB dan merendam 4 blok kopel kamar. Sontak, musibah tersebut membuat santri penghuni pondok bersiaga dan menyelamatkan barang berharga mereka.

Salah satu santri Pondok HNS, Sukasmin, mengungkapkan pondok Shabran Timur telah empat kali mengalami banjir sejak April 2016. Banjir yang terjadi pada Rabu (1/6/2016) malam merupakan yang paling parah merendam pondok mahasiswa kader Muhammadiyah tersebut. “Air sampai masuk kamar sekitar 2 centimeteran. Itu yang paling parah, baru tahun ini kayak gini,” tambahnya ketika ditemui,  Kamis (2/6/2016) sore.

Menurut Pembina Pondok HNS, Muthoharun Jinnan, terendamnya Shabran Timur diduga karena drainase yang tidak mampu mengimbangi dampak pembangunan di sekitar lingkungan pondok. Pesatnya pembangunan jalan di sekitar pondok membuat permukaan tanah Shabran Timur lebih rendah dibandingkan permukaan jalan di kampung. Hal tersebut, membuat limpahan air hujan turun ke pondok dan mengakibatkan banjir. Kopel 9 hingga 12 yang berada pada tanah paling rendah akhirnya terendam banjir. “Dari 12 kopel, empat kopel yang paling rendah akhirnya yang terendam,“ terangnya, Kamis (2/6/2016) petang.

Penulis: Verlandy Donny Fermansah

Editor: Metanisa Rofi Hamtina

Also Read

Tinggalkan komentar