LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com – Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) alami kerugian akibat terbakarnya papan boulder HW beserta busa sebagai alas papan tersebut. Akibat kejadian tersebut, HW UMS mengalami kerugian sebesar satu juta rupiah.

Saat diwawancarai via WhatsApp, Ivan Fadilla Wijaya, selaku Ketua Kafilah Putra HW UMS menjelaskan bahwa saat kejadian tidak ada satu pun anggota HW yang berada di sekitar kampus. Menurut pernyataan saksi mata, kejadian tersebut bermula ketika ada segerombolan anak penduduk dekat kampus yang bermain di area bouldering HW UMS. Segerombolan anak penduduk tersebut bermain di sekitar papan boulder dan masuk ke area belakang yang terdapat busa untuk alas bermain boulder.

“Ternyata ada salah satu anak yang membawa sesuatu yang sudah menyala, tidak tahu itu sejenis plastik atau apa, bara apinya mengenai kasur belakang boulder, tapi tidak langsung terbakar,” jelas Ivan, Selasa (15/6/2021).

Tak berhenti sampai di situ, api semakin lama semakin membesar hingga membakar area belakang boulder sampai papan boulder tersebut terbakar setengah dari keseluruhannya. Ivan menuturkan, bahwa pihak HW baru mengetahui kabar tersebut tiga hari setelah kejadian.

“Kami sendiri baru mengetahui hal tersebut hari Senin tanggal 7, karena di sana juga minim pengamanan dari satpam kampus dan tidak ada CCTV,” tambahnya, Selasa (15/6/2021).

Kerugian yang dialami akibat kejadian tersebut berkisar satu juta rupiah, meliputi papan boulder serta kasur sebagai alas papan. Setelah kejadian tersebut, pihak HW melaporkannya ke satpam kampus untuk diteruskan ke Kemahasiswaan serta Biro Administrasi Umum (BAU) agar mengurus kerusakan.

Pihak HW juga memindahkan papan boulder tersebut ke tempat yang lebih aman, serta meningkatkan kewaspadaan di area sekitar papan. “Terkait pelaku, kami serahkan ke satpam kampus untuk prosesnya,” ujar Ivan, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Masuk 3 Besar QS WUR, UMS Jadi Salah Satu Universitas Swasta Terbaik Indonesia 

Ahmat Khoirudin, salah satu mahasiswa yang sering menggunakan fasilitas griya mahasiswa UMS mengungkapkan bahwa dirinya turut prihatin. Penjagaan alat organisasi yang difasilitasi oleh kampus sebaiknya dapat dijaga dan mendapatkan perhatian lebih.

Ia juga berharap, semoga permasalahan tersebut segera dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait agar permasalahan tersebut segera menemukan solusi. “Perlu ada penambahan CCTV dan pengontrolan keamanan di area tersebut,” tambah Ahmat, Kamis (17/6/2021).

 

Reporter                 : Gardena Dika Muharomi

Editor                     : Rhamadhani Nisa Alhanifa

Also Read

Tinggalkan komentar