
Reporter Pabelan online : Chlara
Pabelan-online.com, UMS-International Office UMS bekerja sama dengan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) menggelar seminar dan presentasi beasiswa kerjasama bilingual antara pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) di auditorium Moh. Djasman pada Rabu 29 Pebruari 2012.
Acara tersebut dihadiri oleh dosen-dosen UMS, Mahasiswa UMS , dan tamu undangan seperti guru SMP-SMA se-Surakarta serta murid kelas XII SMA se-Surakarta.
Acara yang dimulai pada pukul 13.30 WIB tersebut dibuka oleh Prof. Wahyudin selaku wakil rektor IV. Dalam pembukaannya Wahyudin menjelaskan UMS mempunyai banyak program internasional dan kerja sama dengan universitas dan badan asing dari luar negeri untuk merintis kerja sama.
Prof. Wahyudin juga menambahkan bahwa untuk meraih beasiswa keluar negeri sangat dibutuhkan tips-tips kusus dimana salah satunya lewat acara seperti ini.
Sementara itu delegasi dari AMINEF, Theresia Andriyani (Tya) menjelaskan bahwa terdapat beasiswa Fullbright sejak tahun 1952. “Sebanyak 2000 sarjana Indonesia belajar ke AS dengan tujuan mendukung kerja sama antara Indonesia dengan AS lewat pertukaran pelajar dan beasiswa pendidikan yang meliputi S2 (Master’s degree programs) , S3 (Ph.D. Programs) , program penelitian , pertukaran guru SMP-SMA , pertukaran pelajar , dan masih banyak program lainnya,” Katanya, Rabu (29/02/12)
Syarat umum untuk beasiswa tersebut adalah formulir aplikasi , transkip nilai , surat rekomendasi , karta tanda penduduk (KTP) dan Score TOEFL minimal 550” jelasnya Rabu (20/2)
Kepala bagian Internasional Office UMS, Muslih Hartadi Sutanto menjelaskan bahwa acara ini digelar untuk memberikan pengalaman kepada seluruh akademisi UMS. Muslih “Acara ini memang bertujuan membantu akademisi agar bisa mendapat pengalaman internasional sebanyak-banyaknya “ tuturnya Rabu (29/2)
Muslih juga menambahkan bahwa UMS memberikan beasiswa unggulan kepada 176 mahasiswa berprestasi diharapkan mampu berpeluang untuk mendapatkan beasiswa ke AS tersebut.
Muslih mengungkapkan banyak mahasiswa atau dosen yang tidak tahu kemana harus mencari informasi tentang beasiswa ke luar negeri dan persyaratannya. “Untuk itulah internasional office diadakan , selain itu juga sebagai jaringan silaturahmi dengan perguruan tinggi lain didunia serta meningkatkan peran UMS dimata dunia tutupnya, Rabu (29/2)
Editor : SW






