LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com Field trip Fakultas Geografi (FG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) alami penundaan untuk sementara waktu. Lantaran virus corona yang masih mewabah.

UMS merupakan salah satu universitas Islam swasta terkemuka di tanah air. Karena alasan itulah banyak mahasiswa universitas lain, baik dari dalam maupun luar negeri yang berkunjung untuk mengenal lebih dalam mengenai kampus UMS. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan oleh institusi pendidikan.

Tahun 2020 ini pihak UMS, khususnya mahasiswa FG berencana pergi ke Malaysia untuk melakukan field trip. Namun, hanya sebagian dari mahasiswa FG saja yang bisa mengikuti kegiatan tersebut, yakni sekitar 20 mahasiswa yang dipilih oleh pihak koordinator penyelenggara melalui tahap seleksi.

Field trip adalah suatu kegiatan kunjungan ke objek tertentu di luar lingkungan kampus, yang bertujuan untuk mencapai tujuan instruksional tertentu (Sumaatmadja, 1984). Terdapat aktivitas edukasi atau pendidikan yang bermanfaat di dalamnya.

Sayangnya, field trip yang akan dilaksanakan selama empat hari tersebut mengalami penundaan. Alasan utama penundaan berkaitan dengan virus corona yang berasal dari Wuhan, Cina sedang mewabah di Malaysia.

Baca Juga Jadwal Pelaksanaan Seleksi PMB UMS Dimajukan Satu Bulan

Malaysia menjadi salah satu Negara di kawasan Asia Tenggara yang sudah terjangkit virus corona. Jika tetap ingin melaksanakan field trip ke Malaysia dalam waktu dekat ini, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan mahasiswa UMS.

Hal tersebut dibenarkan oleh Aditya, selaku koordinator field trip. Ia mengatakan, bahwa agenda tersebut ditunda sampai semester depan. “Untuk saat ini lebih mementingkan keselamatan mahasiswa dulu,” ungkapnya, Kamis (20/2/2020).

Wisnu Adi, Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FG mengungkapkan, bahwa field trip ke Malaysia tersebut sebagai bentuk kerjasama antar universitas dan merupakan kunjungan balik pihak UMS, mengingat mahasiswa Malaysia yang pernah berkunjung ke UMS.

Ia juga berharap, ke depannya kegiatan seperti field trip dapat terlaksana, karena menurutnya program yang bagus itu harus dilaksanakan. Namun, karena masih ada kasus virus corona, Wisnu menyarankan jika lebih baik mencari aman saja. “Biar tidak membahayakan nyawa,” ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Reporter              : Tri Cahyo Utomo

Editor                  : Mulyani Adi Astutiatmaja

Also Read

Tinggalkan komentar