LPM Pabelan

Reporter : Puspa

Pabelan-online.com, UMS-Sebagian mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2008 mengeluhkan sertifikat Language Center (LC) yang  tidak bisa keluar. Padahal sertifikat tersebut digunakan untuk syarat wisuda.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2008, Nia Setyowati mengeluhkan perihal tersebut.  Pihaknya  kecewa setelah mendengar pernyataan dari salah satu resepsionis di LC yang mengungkapkan bahwa sertifikat tidak bisa dicetak lantaran ada masalah di sistem International Technology  (IT).

“Katanya penanggung jawab yang baru tidak bisa buka datanya, ” tuturnya. Nia juga menyayangkan jika seperti itu sebabnya. Ia menilai di dalam IT sendiri tidak ada koordinasi antara penanggung jawab yang lama dengan yang baru.

Nia menambahkan harusnya LC sudah mencetak sertivikat itu sejak dulu.“ LC juga tidak ada back up data nilai kami, padahal itu sudah beberapa tahun yang lalu, seharusnya di LC juga harus sudah mencetak sertifikat itu sejak dari dulu,” tuturnya, Rabu (11/4/12).

Kepala LC, Endang Fauziati mengungkapkan sebenarnya LC sudah berkali-kali melakukan koordinasi dengan IT mengenai permasalahan tersebut.  Pihaknya mengungkapkan bahwa problem tersebut dari IT. “Dari IT mengungkapkan belum berhasil membuka data, karena yang bisa membuka pimpinan yang lama,” tuturnya, Rabu (11/4/12).

Disinggung masalah back up data nilai mahasiswa, Endang mengungkapkan bahwa untuk masalah data pihaknya tidak berwewenang menyimpan. “Masalah data bukan di LC, just go to BAA,” paparnya.

Pihaknya juga menerangkan jikalau dari pihak IT tidak bisa menyediakan data nilai, maka ia akan meminta mahasiswa memberikan KHS semester 1 dan 2 untuk syarat cetak sertifikat.

Menanggapi, Penanggung Jawab bagian sistem informasi, Alfani Muslich mengungkapkan bahwa di dalam IT sendiri memang ada pergantian Penanggung Jawab Bagian sistem informasi pada tahun 2011. “Namun ini masih sementara, belum ada penunjukan dari pimpinan, ” Tuturnya, jumat (13/4/12).

Menurutnya di dalam sistem ada perombakan program di data basenya. Alfani juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum begitu begitu tahu mengenai program jaringan administrasi meski dulu pernah jadi asisten di bagian tersebut. Ia juga mengungkapkan permasalahan karena di IT sendiri jumlah tenaga terbatas. “Jadi mengurusi permasalahan yang diprioritaskan terlebih dahulu, seperti data wisuda, data mid semester dan lain-lain, ” tuturnya.

Kepala IT, Fajar Suryawan menuturkan bahwa memang benar kode mengenai data yang mengetahui penanggung jawab yang lama, yakni Noto Narwanto. “Yang bisa mendownload programmernya, pak noto. Permasalahan ini akan kita selesaikan dalam seminggu kedepan,” jelasnya.

Editor : DH

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar