LPM Pabelan

pabelan-online.com – Pusat Study Lingkungan UMS mengadakan Workshop dan Semiloka bertema “Api Biru Bioetanol” di Auditorium Mohamad Djazman, Rabu (3/11).

“Bioetanol, energi alternatif yang mampu menanggulangi pencemaran lingkungan dari limbah sampah sekaligus mengatasi keterbatasan bahan bakar minyak,” jelas Soelaiman Budi Sunarto selaku pembicara. Bahan bakar nabati (BBN) bakal menjadi bahan bakar alternatif bagi masyarakat Indonesia.

“5 kg singkong atau 5 liter tetes tebu atau 4 kg biji jarak mampu menghasilkan satu liter biofuel,” tambahnya. Oleh karena itu para petani khususnya yang ada di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dari ketiga produk tersebut.

Masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan BUMN Negara seperti penyalur energi misalnya Pertamina, PLN. “Alangkah baiknya masyarakat bisa mandiri menggunakan barang-barang yang tidak terpakai di lingkungan sekitar,” harap Soelaiman. Supaya bisa bermanfaat bagi orang lain dan tidak menimbulkan polemik dalam kehidupan kita.

(shoqib)

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar